Yayasan Suprasaka Dharmawirasta

Namo Buddhaya,
Kami mengundang dengan hormat Bapak/Ibu/Saudara/I se-Dharma
untuk menghadiri peringatan Hari Pelepasan Agung Avalokitesvara Bodhisattva
dengan membaca Sutra Pertobatan 88 Buddha yang diadakan pada:

Hari/Tanggal: Kamis, 17 Oktober 2019 (Imlek tanggal 19 bulan 9)
Tempat: Vihara Maha Dharma 廣法寺
Waktu: 07:30-12:00

Marilah kita bersama-sama menanam benih kebajikan,
semoga negara damai sejahtera, terhindar dari bencana, masyarakat sejahtera.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di 021-6334572




Vihara Maha Dharma
印尼雅加達廣法寺.

Vihara “Maha Dharma” dengan konsep arsitektur China modern. Berlokasi di Jl. K.H. Zainul Arifin No. 11, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Berdiri diatas lahan seluas 1.515 m2 terdiri dari 4 lantai dan 2 basement. Dimana sampai pada saat ini masih dalam tahap pembangunan. Vihara “Maha Dharma” memberikan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunannya.

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa...

Tiada perlindungan yang aman di dunia ini, kecuali Dhamma yang dipraktekkan dengan ketulusan hati.

Kebahagiaan Berawal Dari Tercapainya Cita-cita.

Yo dhammacàrã kàyena, vàcàya uda cetasà Idheva naṁ pasaÿsàti, pecca sagge pamodatãti Siapa pun yang melaksanakan Dhamma dengan baik, melalui perbuatan, ucapan, ataupun pikiran; Di dunia ini ia dipuji para bijaksanawan; Bila kematian tiba, akan berbahagia di alam surga.

Bhikkhu Vīrasīlo

Mencintai Kehidupan.

Bila orang mencintai dirinya sendiri, maka ia harus menjaga dirinya dengan baik. Orang bijaksana selalu waspada selama tiga masa dalam kehidupannya.

(Dhammapada 157)

Vihara Maha Dharma
印尼雅加達廣法寺.

Jl K.H Zainul Arifin No 11
Jakarta 10310, Indonesia
Phone: +62-21 6334555
Fax: +62-21 6334675
E-mail: vmahadharma@mahadharma.org


地藏經報恩法會 Ulambana
15 August 2015


廣法寺於八月十五日農曆七月初二舉辦落成安座後的第一場中元孝親地藏法會,
本寺監院 上 開 下 愍法師率領眾法師及護法居士們於法會前一星期開始進行籌備佈置莊嚴道場,
此次法會由台灣嘉義天律山妙法寺住持和尚 上 地 下 印法師主法,
台灣嘉義靈嚴禪寺監院 上 天 下 宏法師及白河承佛寺住持
上 能 下 超法師等十位法師共同帶領信眾參與此次法會.

此次法會共有200多位信眾踴躍參與,甚至有遠從巨港,棉蘭,坤甸,
巴厘島,北乾巴魯,廖內省等搭機前來虔誠參與,共襄盛舉,共成佛道.
法會由一早的早課揭開序幕接著灑淨,接下來恭誦地臟經上中下卷,
傍晚時進行晚課及蒙山施食普渡眾生.
莊嚴的法會氛圍讓不少信眾感動落淚。感恩諸法師們慈悲領眾讓此次法會功德圓滿.
而信眾們也期待著廣法寺的第二場孝親法會.

廣法寺第二場中元孝親法會將於八月二十八,
二十九,三十日舉辦。恭誦三昧水懺,金剛懺,及地臟經.
並於三十日下午四點舉辦大蒙山施食法會。誠摯邀請所有信眾踴躍參與.

Vihara Maha Dharma pada tanggal 15 Agustus 2015 (Imlek bulan 7 tanggal 2)
untuk pertama kali setelah peresmian Vihara mengadakan ritual Ulambana
dengan pembacaan sutra Ikrar Suci Ksitigarbha Bodhisattva.
Satu minggu sebelum acara diadakan, koordinator Vihara Maha Dharma Y.M. Bhiksu Kai Min
memimpin para bhiksu dan umat mempersiapkan dan mendekorasi acara.
Upacara Ulambana ini dipimpin oleh Y.M. Bhiksu Di Yin (kepala Vihara Tian Jin Shan Miao Fa, Jia Yi, Taiwan),
Y.M. Bhiksu Tian Hong (koordinator Vihara Ling Yan, Jia Yi, Taiwan),
Y.M. Bhiksu Neng Chao (kepala Vihara Bai He Cheng) dan 7 orang bhiksu lainnya bersama-sama memimpin ritual ini.
Ritual Ulambana kali ini dihadiri oleh 200 orang lebih umat,
bahkan ada yang datang dari Palembang, Medan, Pontianak, Bali, Batam,
Pekanbaru, Riau, semuanya dengan hati yang tulus datang menghadiri ritual ini.
Ritual ini dimulai dari pagi hari dan diawali dengan kebaktian pagi dan penyucian lokasi,
kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sutra Ikrar Suci Ksitigarbha Bodhisattva.
Pada sore hari diadakan kebaktian malam dan dana makanan untuk Preta (setan kelaparan).
Suasana ritual berjalan dengan khidmat sehingga membuat banyak umat menangis terharu.
Terima kasih kepada para bhiksu yang memimpin ritual ini sehingga berjalan dengan baik.
Umat juga menanti ritual Ulambana yang selanjutnya.

Vihara Maha Dharma mengundang seluruh umat Buddha menghadiri
ritual Ulambana yang diadakan pada tanggal 28-30 Agustus 2015
dengan pembacaan sutra San Mei Shui Chan, Jin Gang Chan, dan Ti Zang Jing.
Pada tanggal 30 Agustus 2015 pukul 16.00 mengadakan dana makanan kepada Preta.

地藏經報恩法會 Ulambana

Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺

Selayang Pandang

Vihara “Maha Dharma” dengan konsep arsitektur China modern. Berlokasi di Jl. K.H. Zainul Arifin No. 11, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Berdiri diatas lahan seluas 1.515 m2 terdiri dari 4 lantai dan 2 basement. Dimana sampai pada saat ini masih dalam tahap pembangunan. Vihara “Maha Dharma” memberikan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunannya.



Menag Resmikan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Presiden Wolrd Buddhist Chinese Sangha Council Y.M. Bhiksu Cing Xin Mahasthavira menandatangani prasasti peresmian Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 di Jakarta, Rabu (4/2). (kemenag.go.id)

Menteri Agama Resmikan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺

Pembangunan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 ini sekaligus hendaknya menjadikan pendorong dan motivasi dalam meningkatkan
pelayanan kepada umat yang dilandasi dengan nilai-nilai Budha


Jakarta (ANTARA News) - Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 yang berdiri megah di bilangan wilayah Hayam Wuruk Jakarta Barat dan dibangun selama 11 tahun diresmikan penggunaannya untuk kegiatan ibadah oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu. 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Menag, Isteri Presiden RI ke-4 Gus Dur, Ibu Shinta Nuriyah, Anggota Komisi VIII DPR  Hasrul Azwar, Dirjen Bimas Buddha Dasikin, Mantan Wapres Hamzah Haz, Presiden World Buddhist Chinese Sangha Council Y.M. Bhiksu Cing Xin Mahasthavira, dan tokoh Budha Foronkid Gunawan.

Menag dalam sambutannya berharap keberadaan rumah ibadah umat Budha yang sangat memadai ini, semakin menumbuhkan kesadaran beragama di kalangan umat Budha, sehingga lebih menghayati dan mengamalkan ajaran agamanya sehingga terus berkembang memuliakan kehidupan.

Pembangunan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 di Jakarta ini merupakan aktualisasi dari kemajuan kehidupan beragama umat Budha. Hal itu tercermin dari meningkatnya tempat ibadah yang semula kecil menjadi vihara yang lebih besar dan representatif, sehingga menjadi lebih mewadahi kegiatan-kegiatan yang dilakukan umat Budha.

“Saya berharap, umat Budha semakin dapat lebih menumbuhkan keyakinan dan rasa bakti terhadap agamanya dan kesetiaan pada negara,” harap Menag.

Lukman Hakim mengungkapkan, dalam banyak peristiwa, selalu diingatkan agar menjunjung  tinggi nilai-nilai agama, yang berarti juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Sikap dan perilaku menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan mengamalkannya dalam kehidupan akan menyelamatkan manusia dari jiwa yang miskin dan kering, serta perilaku tercela.

“Kehidupan keagaman di kalangan umat Budha di Indonesia telah mengalami peningkatan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Peningkatan tersebut tampak tidak hanya baik dari segi sarana dan prasarana rumah peribadatan yang dipergunakan untuk melakukan kegiatan ritual, melainkan juga dari segi menjalankan tradisi keagamaan Budha dan tumbuhnya tempat kegiatan pendidikan keagamaan bagi umat Budha,” terang Menag.

Menag juga menaruh harapan besar kepada umat Budha di ibukota bahwa dengan dibangunnya Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 ini akan dapat memberikan kontribusi bagi Umat Budha yaitu menjadikan vihara sebagai pusat kegiatan peribadatan dan pendidikan spiritual keagamaan serta wahana kegiatan sosial bagi para umat  Budha.

“Pembangunan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺 ini sekaligus hendaknya menjadikan pendorong dan motivasi dalam meningkatkan pelayanan kepada umat yang dilandasi dengan nilai-nilai Budha,” ujar Menag.

“Mudah-mudahan dengan didirikannya vihara ini dapat membangkitkan semangat menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis, yaitu kehidupan yang dicita-citakan oleh seluruh umat manusia,” imbuh Menag.  

Pada kesempatan tersebut, Menag juga menyinggung pentingnya menghayati kearifan lokal tepo seliro yakni perpaduan antara toleransi dan tenggangrasa.

“Toleransi adalah bagaimana kita bisa menjaga perasaan diri, terhadap perbuatan orang lain di tengah-tengah lingkungan kita yang berbeda dan majemuk. Sedang tenggangrasa merupakan kemampuan kita dalam menjaga perasaan orang lain atas perbuatan yang akan kita lakukan,” ungkap Menag.

Menag mengatakan, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, yang terdiri atas berbagai agama, suku, bahasa dan identitas etnik yang berbeda. Negara melindungi keberadaan agama dan menjamin kemerdekaan beragama sebagaimana dinyatakan dalam UUD RI 1945.

Spirit kerukunan beragama yang harus dimiliki oleh setiap umat beragama di Indonesia bukan sekedar menghormati kerukunan yang menuntut hak semata, melainkan kerukunan yang juga menyadari pentingnya kewajiban untuk menghormati dan menghargai umat beragama lain, sehingga terwujud kedamaian dalam mengelola kemajemukan.

“Perlu disadari bahwa mengelola kemajemukan bukan persoalan yang mudah. Di satu sisi umat beragama sebagai komponen bangsa, identitas, dan memperjuangkan aspirasi keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di sisi lain, setiap golongan umat beragama juga dituntut untuk memberi andil dalam rangka memelihara kerukunan dan keutuhan bangsa. Disinilah kearifan lokal tepo seliro menjadi signifikan untuk dihayati dan diimplementasikan,” tutur Menag.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2015





Menag Resmikan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺
Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺


Menag Resmikan Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺
Vihara Maha Dharma 印尼雅加達廣法寺


                                                                                                                                                                        

Contact Us

Jl K.H Zainul Arifin No 11
Jakarta 10310, Indonesia
Phone: +62-21 6334555
Fax: +62-21 6334675
E-mail: vmahadharma@yahoo.com

 

- Dalai Lama -
Jika mampu, tolong dan bantulah orang lain. Jika tidak, setidaknya jangan mencelakakan orang lain.

- AB -
Senyuman adalah lengkungan lembut yang meluruskan banyak hal. Oleh sebab itu awalilah dan akhirilah hari Anda dengan senyuman.